“Mahkota Ketegaran” untuk Penghafal Al-Qur’an

altMuntadaquran – Gaza, PM Palestina Ismail Haniyah menyatakan telah menyiapkan hadiah untuk penghafal al-Quran terbaik dari acara “Taajul Waqar” (mahkota ketegaran) dan menunaikan umrah ke tanah suci Makkah.

Hal tersebut disampaikan Haniyah dalam inspeksi ke perkemahan “Tajul Waqar” yang diselenggarakan Darul Quran dan Sunnah di distrik Gaza. Di sela-sela kunjungan, Haniyah mendengarkan para penghafal al Quran dan merasa kagum dengan tilawah dan hafalan mereka.

Haniyah menegaskan bahwa pembebasan tanah Palestina tidak akan terjadi kecuali di tangan para generasi yang menghafal kita suci Allah dan mengamalkannya. Dia menambahkan, “Kemenangan Gaza dalam “perang pembeda” terakhir tidak lain karena keutamaan al Quran dan para ahli al Quran. Seluruh dunia harus begadang dan menghabiskan berjuta-juta untuk mendidik anak-anak mereka berdansa dan bernyanyi. Mereka menyelenggarakan program-program dan pelatihan-pelatihan serta yang lainnya. Namun warga Gaza begadang untuk mendidik anak-anak mereka al Quran dan ilmunya.”

Perdana menteri menyampaikan terima kasih kepada Darul Quran dan Sunnah atas usahanya untuk menjaga kitab suci Allah.

Menurut Ketua Darul Quran dan Sunnah, Dr. Abdurrahman al Jamal, program ini dilaksanakan pada saat liburan sekolah musim panas. Dengan tujuan memanfaatkan masa liburan ini untuk membentuk generasi Qur’an yang siap dan mampu bertanggungjawab membebaskan tanah air dan kewajiban berdakwah di jalan Allah ta’ala.

Ia menyebutkan bahwa program mahkota ketegaran ini serempak diselenggarakan di seluruh penjuru wilayah Jalur Gaza dan berlangsung selama 60 hari diikuti 10 ribu siswa-siswi yang ingin menghafal al Qur’an.

Program mahkota ketegaran ini adalah program lanjutan untuk Tahfidzul Qur’an (menghafal al Qur’an) yang digalang lembaga Darul Qur’an dan Sunnah selama ini. Setelah sebelumnya pada liburan musim panas tahun 2007 program yang sama dilaksanakan selama 60 hari. Dari program ini di tahun 2007, tercatat ada 400 hafidz dan hafidzoh (penghafal) al Qur’an penuh (30 juz), sebagian lain hanya hafal sejumlah juz. Musim panas tahun 2008, program hafalan al Qur’an dengan nama ”Tabashir Nasr” digelar dan berhasil mencetak sekitar 3 ribu siswa-siswa penghafal al Qur’an baru.

You May Also Like